Saya sangat senang dan bersyukur ketika dikabari bahwa saya berhak atas buku ini karena berhasil terpilih sebagai pemberi komentar terbaik dalam salah satu artikel dari Saudari Dhila. Dalam salah satu tulisannya yang berjudul Bagi-Bagi Buku: TASBIH 1432 H, beliau membuka wacana interaktivitas dan menantang pembaca untuk memberikan komentar tentang “Enaknya jadi blogger itu apa sih?” Kebetulan sekali saat itu saya baru saja selesai menulis “Setahun Ngeblog, hasilnya?” sehingga komentar yang diminta sangat sinkron dengan tulisan saya tersebut. Sampai akhirnya diumumkan bahwa saya berhak untuk dikirimi buku tersebut setelah mengkonfirmasi ke email beliau. Dan apa yang akan anda baca berikut ini adalah sedikit ringkasan dan tanggapan terhadap buku tersebut, sekaligus sebagai ungkapan terima kasih kepada si pengirim ![]()
Eit… Sebentar dulu… Awalnya saya mau mengkategorikan buku ini sebagai “resensi”, tapi gak jadi deh. Karena nggak cocok aja. Resensi biasanya ditulis untuk buku yang baru diterbitkan, sedangkan buku ini sudah available sejak beberapa tahun yang lalu. Selain itu resensi biasanya ada aturan mainnya, ada sistematikanya, sedangkan pembahasan ini seenak perut saya saja
But, overall… you are still Continue reading
Pertama kali membaca buku ini saya sempat menyesal dan kecewa, bukan karena mengapa saya menemukannya. Yang membuat sedikit kecewa adalah mengapa buku ini baru saya temukan, tidak ketika saya masih dalam masa-masa kuliah dulu. Saya cukup berkecil hati ketika membaca salah satu kutipan dalam buku tersebut:
