“Terima kasih siswa SD yang nakal”

Beberapa hari belakangan, saya disibukkan dengan kegiatan mencari sampel tumbuhan untuk kebutuhan penelitian. Mengitari pelosok kota Padang clingak-clinguk ke bagian semak belukar pinggir jalan dan kadang motor jadi masuk lobang hanya untuk menemukan suatu tumbuhan. Kadang perjalanan saya juga melalui daerah pedalaman dan sering berakhir di jalan buntu dan harus segera balik kanan. Saking sudah nyaris frustasinya, saya bahkan berprasangka bahwa jangan-jangan tumbuhan ini sekarang sudah di ambang kepunahan, misalnya karena sudah ada racun yang sangat efektif untuk memberantasnya. Tumbuhan apakah itu??? Ia adalah tumbuhan tali putri (Cassytha filiformis L.).

Dahulu, ketika masih SD, saya masih ingat bahwa tumbuhan ini sangat mudah ditemui di sepanjang perjalanan menuju ke sekolah. Kadang di pinggir jalan, kadang di tanaman pagar, atau kadang meliliti bunga dan tanaman hias milik warga. Tumbuhan ini dapat dengan mudah menyebar dan memparasiti tanaman lain hanya dengan memindahkannya ke tanaman tersebut. Bahkan beberapa teman SD saya dulu yang cukup nakal dengan sengaja memindahkan parasit ini ke atas tanaman pagar dan bunga yang ditanam di pinggir jalan. Dan, tunggu hingga 3 atau 4 hari berikutnya, parasit ini sudah melilit dengan indah *bahagianya*. Kadang saya juga ikut menyebarkannya ke bunga tetangga, tapi saya nggak nakal kok, cuma ikut-ikutan… suerr… :)

Sebenarnya, pemaparan tentang tumbuhan parasit ini sudah Continue reading

“Mengapa Allah menciptakan tikus?”

lab rat

gifted.uconn.edu

Ini adalah salah satu pertanyaan protes saya sewaktu masih kecil, dan mungkin juga pertanyaan sebagian besar di antara kita: mengapa Allah menciptakan tikus, kutu, nyamuk, dan berbagai ciptaan lainnya yang mungkin secara sederhananya kita tidak mengira  ada suatu manfaat yang dapat kita ambil. Sampai akhirnya saya menyadari bahwa betapa banyak orang yang tidak dapat menggapai gelar sarjana mereka seandainya tidak ada tikus, termasuk saya. Anda bingung dengan pernyataan ini…? Kalo gitu, lanjut ke bawah :)

Salah satu hewan yang sangat berkesan dalam dunia obat-obatan adalah tikus percobaan. Perlu anda ketahui bahwa setiap obat yang digunakan dalam dunia kesehatan hari ini pastilah pernah melalui masa pengujian preklinik, yaitu pengujian pada hewan percobaan. Bahkan untuk subjek penelitian obat tertentu, para peneliti tidak akan mau menggunakan manusia percobaan. Misalnya penelitian dalam subjek teratologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang Continue reading

Akibat ciptaan sendiri

* a souvenir from International Symposium on Disaster Mitigation 2011 (ISDM2011).

Ada satu hal menarik yang bisa saya simpulkan dari acara simposium international mitigasi bencana 2011, yaitu bahwa

Manusia akan lebih cenderung menjadi korban bencana akibat ciptaannya dibandingkan oleh bencana itu sendiri.

Kejadian bencana seperti gempa dan tsunami merupakan faktor yang tidak dapat dimodifikasi oleh manusia. Ia adalah gejala alam yang terjadi sebagai manifestasi dari hukum alam itu sendiri. Karenanya, jika mau disalahkan, maka kejadian gempa dan tsunami tidak akan pernah bisa disalahkan. Oleh karena itu untuk meminimalisir dampak dari suatu bencana diperlukan adanya konsep mitigasi bencana, yaitu semua usaha yang dapat mengurangi dampak dari suatu kejadian bencana yang dapat dilakukan sebelum terjadinya bencana, saat terjadinya bencana, dan setelah terjadinya bencana <– Ini teorinya :)

Kembali ke judul, bahwa Continue reading

Berburu tanda tangan senior

*cerita lama mahasiswa baru Farmasi Universitas Andalas

Rasanya kamar saya terlalu rame oleh barang-barang yang tidak terlalu terpakai, tetapi sayang untuk dibuang. Feels like every stuffs has a memory that I should not throw it away. Akhirnya ketika beres-beres kamar, saya menemukan “buku generik” sewaktu menjadi mahasiswa baru di Jurusan Farmasi Universitas Andalas. Buku generik ini adalah buku pegangan mahasiswa baru selama acara pembinaan di jurusan kami. Buku ini berisi informasi terkait jurusan, organisasi, dan interaksi berupa tanda tangan senior yang berhasil dikumpulkan selama masa pembinaan. Buku ini membuat memori ini bernostalgia tentang indahnya masa-masa menjadi mahasiswa baru. Menjadi orang baru di kampus yang polos, ketemu teman-teman baru, ketemu senior-senior dengan berbagai tipe dan model (emang handphone…?), dan semuanya membuat kita seolah-olah punya dunia baru.

Kalau di jurusan saya dulu (sekarang sudah jadi fakultas), acara pembinaan mahasiswa barunya disebut BBMK (Bina Bakat Minat dan Kepemimpinan). Acara ini merupakan agenda pembinaan untuk mahasiswa baru di jurusan saya yang sudah dilaksanakan turun-temurun, dimana pada saat saya jadi mahasiswa baru pada tahun Continue reading

Ngeblog bareng PEC: “Is studying English difficult…?”

*difficulties in learning English…

pharmacy english clubEnglish was a subject I didn’t really like when I was in senior high school, perhaps for a few reasons. And frankly speaking, I sometimes blamed the teachers, the books, and many others justification. Eventhough I could reach 8 or 9 in the student assessment report, I just didn’t welcome the English lesson a lot. I didn’t really enjoy the class and I couldn’t understand why I didn’t. But now, after being graduated from university, I can figure out a few things why I didn’t love English.

We don’t love English because we don’t completely understand why we should be familiar with English. We were just told that English is important and is the international language, but we didn’t definitely get it.

I finally got this point when I faced conditions below.

I studied pharmacy, a subject that was definitely unfamiliar with me *that time… Thus, I tried to pay full attention in the class, make 100% attendance, joined the practice class, but I just couldn’t catch the lesson. Then finally, I had the last solution –> the text books… But, unfortunately, Continue reading

Twitter: Wadah buat ngomongin dosen

Nih cerita nge-mahasiswa bangetz… so, enjoy it :mrgreen:

twitterDalam jagad raya jaringan sosial dunia maya, Facebook sepertinya saat ini masih menjadi raja, setidaknya di Indonesia. Dibandingkan dengan pesaing beratnya Twitter, ia masih menjadi pilihan favorit bagi siapa saja, terutama pelajar dan mahasiswa. Nyaris setiap hari facebook selalu saja dikunjungi dan dijadikan media komunikasi yang masif dan terbilang efektif. Namun, bagi anda yang mengamati, ternyata dosen-dosen pun tak kalah hebatnya. Mereka juga ikut meramaikan, bahkan kadang menjadi pengguna tereksis dengan status update dan upload-an fotonya. Komunikasi antar mahasiswa-dosen pun juga bisa terbantu. Misalnya: “Pak, jangan lupa ya, besok seminar hasilnya jam 10.00… Makasih Pak…”, atau *apa ya contoh lainnya…

Namun, ada satu hal yang mungkin tidak disukai oleh mahasiswa kalau mereka temenan sama Dosen di Facebook: MEREKA GAK BEBAS NGAPDET STATUS (terutama status gombal-gombalan, status brutal, status carut-marut), dan yang lebih gawat lagi MEREKA NGGAK BISA NGOMONGIN DAN NGERUMPIIN DOSEN. Ya, ngomongin tentang dosen  baik secara langsung maupun tidak langsung *meskipun beresiko* agaknya menjadi tantangan tersendiri *dan mungkin menyenangkan* bagi mahasiswa. Biasanya status update tentang dosen selalu kebanjiran komentar dan kalau sampai kita terjerumus berkomentar satu kali, maka Continue reading