“Maaf, Ibu sedang hamil..?”

Pertanyaan seperti ini mungkin terkesan (agak) vulgar untuk dilontarkan kepada seseorang, namun harus saya tekankan bahwa terkadang hal ini menjadi wajib untuk ditanyakan kepada seorang pasien *asalkan jangan ditanyakan kepada pasien laki-laki saja… Hehe…

pregnancy-tipsIni adalah salah satu pertanyaan yang saya lemparkan dalam suatu konseling obat kepada seorang pasien ibu paruh baya beberapa waktu yang lalu, yakninya dalam rangkaian acara Bakti Farmasi XXVII yang dilaksanakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas di salah satu daerah pedalaman di Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat. Sebenarnya tidak terlalu pedalaman juga, namun barangkali juga tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa daerah ini adalah daerah pedalaman karena di sana tidak ada sinyal telepon seluler sehingga kita lost contact dengan dunia luar selama 3 hari. Oops, melenceng dari tema yah?? Open-mouthed smile

Dalam acara yang rutin dilaksanakan oleh fakultas Farmasi tersebut, panitia mengangkatkan serangkaian kegiatan bakti kesehatan dan salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan gratis. Dalam pemeriksaan kesehatan ini, kita sebagai apoteker mengambil peran dalam urusan kefarmasiannya, yaitu dalam hal mempersiapkan obat dan menyerahkannya kepada pasien. Nah, yang tidak kalah pentingnya adalah konseling dan pemberian informasi obat kepada pasien. Pada hari itu, saya menerima seorang pasien yang Continue reading

“Untuk yang satu ini, saya sepakat Pak…”

(A simple pharmacy campaign to the society)

Dari detikNews dilaporkan bahwa, Pemerintah akan tanggung biaya pengobatan Umi. Umi adalah salah seorang anak (lebih tepatnya ABG, 12 tahun) yang dari dalam tubuhnya keluar ulat akibat penyakit dengan penyebab yang tidak dapat dipastikan (diduga karena menunda-nunda pengobatan dan karena menc0ba pengobatan alternatif). Kejadian aneh yang ternyata sudah berlangsung selama 2 tahun ini mengundang tanda tanya besar dan menohok para healthcare provider dan pihak terkait. Betapa tidak, fasilitas kesehatan yang seharusnya sudah bisa dinikmati oleh Umi, karena dia adalah peserta Jamkesmas, ternyata tidak bisa ia rasakan dengan suatu alasan yang cukup sederhana: takut biayanya mahal.

Menghadapi permasalahan dan kenyataan ini, ada beberapa fenomena yang cukup menyedihkan, khususnya dalam dunia kesehatan. Kita harus melihat lebih dekat, betapa ternyata masyarakat kita masih jauh dari ‘kata bijak’ dalam hal memandang arti penting kesehatan. Betapa masih sederhananya Continue reading