Akibat ciptaan sendiri

* a souvenir from International Symposium on Disaster Mitigation 2011 (ISDM2011).

Ada satu hal menarik yang bisa saya simpulkan dari acara simposium international mitigasi bencana 2011, yaitu bahwa

Manusia akan lebih cenderung menjadi korban bencana akibat ciptaannya dibandingkan oleh bencana itu sendiri.

Kejadian bencana seperti gempa dan tsunami merupakan faktor yang tidak dapat dimodifikasi oleh manusia. Ia adalah gejala alam yang terjadi sebagai manifestasi dari hukum alam itu sendiri. Karenanya, jika mau disalahkan, maka kejadian gempa dan tsunami tidak akan pernah bisa disalahkan. Oleh karena itu untuk meminimalisir dampak dari suatu bencana diperlukan adanya konsep mitigasi bencana, yaitu semua usaha yang dapat mengurangi dampak dari suatu kejadian bencana yang dapat dilakukan sebelum terjadinya bencana, saat terjadinya bencana, dan setelah terjadinya bencana <– Ini teorinya :)

Kembali ke judul, bahwa Continue reading

Rumah Gadang

koleksi foto Rumah Gadang di Payakumbuh, Sumatera Barat

Salah satu search engine terms yang hampir selalu ada pada site stat blog ini adalah kata “rumah gadang”. Maksudnya, pencarian kata “rumah gadang” di search engine (misalnya: Google.com) boleh jadi akan menghantarkan pengguna internet untuk sampai pada website ini. Padahal, seingat saya hanya ada satu tulisan yang ber-keyword-kan rumah gadang, yaitu tulisan gak penting tentang baralek gadang. Khawatir pengunjung akan kecewa ketika mendapati hanya ada tulisan nggak penting pada hasil pencarian mereka, maka berikut saya hadirkan:

KOLEKSI FOTO RUMAH GADANG SUMATERA BARAT

Saya yakin sekali bahwa kebanyakan kita beranggapan bahwa rumah adat Minangkabau (disebut Rumah Gadang) adalah seperti yang bisa kita jumpai di TMII: Continue reading

Palestina: Kita bisa berikan apa…?

http://jerusalem-gate.netfirms.com/store/nfoscomm/catalog/images/palestine-flag-tshirt.jpgBerita di media telah dengan sangat jelas menggambarkan betapa biadabnya bangsa Yahudi, betapa tidak berperikemanusiaannya negara Israel. Seandainya pada zaman para nabi dan rasul dahulu sudah ada media seperti saat ini, maka media saat itu juga pasti diramaikan dengan kebodohan, kekejaman, dan pengkhianatan mereka. Al Qur’an dan Hadits juga dengan sangat jelas mengabadikan bagaimana hinanya karakter mereka. Lihatlah Bani Israil ini pada zaman nabi Musa a.s. dengan keangkuhan mereka. Hayatilah bagaimana kaum Yahudi ini berkali-kali berkhianat kepada Rasulullah SAW. Dan di dunia kita hari ini, mata telanjang kita juga dengan sangat bebasnya dapat mengetahui betapa tidak berperikemanusiaannya mereka.

Kalau mau dilanjutkan, mungkin kita akan kehabisan kata-kata untuk menggambarkan betapa layaknya kita untuk membenci karakter mereka. Kita teringat bagaimana rezim Hitler dengan paham Nazi-nya yang pada masa itu membunuh kaum Yahudi. Hitler pun juga sangat geram dengan perangai kaum Yahudi ini, sehingga jangan heran kalau Hitler pernah mengatakan: Continue reading