Adzan Zuhur baru saja selesai berkumandang saat saya bersama beberapa orang kolega sampai di rumah makan kenamaan di daerah Padang Panjang tersebut. Setelah turun dari mobil, kami langsung masuk dan segera membooking tempat di pojok yang sepertinya asri sekali. Mejanya cukup untuk kami berempat, ditambah lagi dengan pemandangan sekumpulan ikan di dalam kolam persis di bawah lesehan tempat kami duduk.
Karena memang sudah waktunya untuk shalat, kami memutuskan untuk shalat terlebih dahulu sebelum menikmati santap siang. Musholla yang sederhana, kecil dan bersih, seperti kebanyakan musholla di rumah makan ternama lainnya, menjadi lengkap dengan airnya yang sejuk.
Selesai berwudhu, langsung saja kulangkahkan kaki ini ke dalam musholla. Hmm… kosong, tidak ada orang. Mungkin karena azan baru saja selesai dikumandangkan di masjid sekitar. Terlintas pikiran untuk memulai saja sholat Zuhur sendirian, syukurnya, bisikan ini segera terkikis dan tidak sempat singgah dalam waktu yang cukup untuk Continue reading
Kalau seseorang mengajukan pertanyaan di atas kepada kita, mungkin secara spontan kita akan menjawab bahwa si setan-lah yang lebih durhaka. Dan mungkin kita akan memperkuat lagi argumen tersebut dengan ayat-ayat Al Qur’an tentang betapa murkanya Allah SWT kepadanya. Misalnya ketika ia diperintahkan bersujud kepada Adam dan ia menolak seraya menyombongkan diri. Sampai kemudian Allah melaknat sang setan seumur hidupnya.